Rasa Kagum

Kekaguman Yang Sering Disalah-artikan.





     Semua orang pasti pernah kagum. Cuma bedanya, kamu itu kagum sama apa dan siapa? Kalau kamu kagum sama sebuah benda, tumbuhan, hewan, atau lainnya kamu pasti akan merawatnya dengan baik. Tidak ingin orang lain juga menginginkannya. 
     Tapi kalau kamu kagum sama manusia itu gimana? Ya tidak gimana-gimana, paling kamu hanya sekedar takjub pada, rasa kagum tidaklah bertahan lama. Karena kalau bertahan lama tandanya kamu menyukainya atau suka. 
     Banyak orang yang masih menyalah artikan rasa kekaguman itu. Ada atau banyak orang yang menyukai sesuatu tapi menyembunyikannya dengan kata 'suka'. Misalnya suka sama Drakor dan kamu mengajak teman kamu yang gak suka Drakor untuk menemanimu nonton salah satu Drama horror favoritmu. Dan setelah menonton teman kamu nampak acuh, dan hanya bilang 

"oh bagus kok dramanya pemain utamanya juga ganteng udah ah nanti gw ketularan suka Drakor gegara lu"
     Dan ternyata dia malah jadi Fangirl tanpa sepengetahuan kamu. Saat dia ketahuan menyukainya dia hanya bilang, "Apaan sih, gw cuma kagum kok". Udah paham belum bedanya? Contoh lagi. Kamu suka sama kakak tingkatmu yang kebetulan hari ini dia tampil sebagai vokalis band. Dan kamu kagum karana dia sangat menghayati lagu tersebut.
     Beda sama orang yang menyukainya kakak tingkat tersebut, orang itu pasti menyukai kakak tingkatnya, dia gak peduli mau kakak tingkat tersebut menyanyinya dengan suara fals atau tidak pasti orang itu menyukainya.








Jangan lupa follow komen, dan kritik apa yang kurang. Komen sebagai bentuk partisipasi ya! Kalian juga bisa requast pembahasan apa yang akan fbr upload untuk blog selanjutnya, yang Ishaallah akan fbr sanggupi.  GRACIAS telah membaca blog fbr, sering-sering mampir ya.
↓↓↓↓↓↓