Kepergian Yang Diharuskan

Pergilah





Kenapa kau masih disini?
seharusnya kau sudah pergi menjauh, karna aku sudah tak ingin lagi bersamamu. seharusnya kau tidak meninggalkan jejak lagi, karna aku ingin terus mengejar-nya

Kenapa kau masih ingin didalam ingatan?
Padahal aku sudah berusaha melupakan jejakmu.
Harusnya kau paham bahwa aku tidak ingin kembali mengenang masa itu
Tapi semesta lebih mengerti ya?

Ia tidak mengizinkanku menghapusmu dari memori, agar aku bisa mengambil pelajaran tentang apa yang sudah aku lewati.
Ia mengajarkanku bahwa belajar dari masalalu merupakan hal yang akan mendewasakan kita agar tidak salah dalam membuat keputusan.

Iya, kamu.
Keputus asaan yang pernah tinggal dalam benak, pikiran, perkataan bahkan perlakuan.
Harusnya aku berterima kasih karna telah di dewasakan oleh mu, tapi aku terlalu munafik hanya untuk memikirkan kalimat apa yang pantas diucapkan padamu.
Karna keputus asaan itu aku pernah gagal dalam mewujudkan salah satu mimpi.

Tapi karna keputus asaan aku paham arti perjuangan, arti pantang menyerah, dan arti kata yang hampir menyerah.
Mungkin aku terlalu lambat menyadari arti sesungguhnya kata tersebut, tapi aku paham bahwa apa yang terjadi pada diri kita adalah takdir semesta yang harus dimengerti. Tanpa kegagalan kita tak kan menikmati keberhasilan yang sesungguhnya, karna keberhasilan adalah kata yang tidak dapat diraih bila disandingkan dengan kata keputus asaan.

- Fbr -







Jangan lupa follow komen, dan kritik apa yang kurang. Kalian juga bisa requast pembahasan apa yang akan fbr upload untuk blog selanjutnya, yang Ishaallah akan fbr sanggupi.  GRACIAS telah membaca blog fbr, sering-sering mampir ya.
↓↓↓↓↓↓